[Vocaloid Fanfiction] Actually She's Very Happy
Rabu, 08 Februari 2012 • 04.02 • 0 comments
Vocaloid

Discalimer: Vocaloid isn't mine. It's belong to YAMAHA Corp.|Crypton Future Media|etc. – but the script is pure M I N E (don't you dare to copy this) –

Title: Actually, She's Very Happy

Chapter: 1/END

Warning(s): TWINCEST. Semi-AU (maybe). Romance scene. RinxLen. OOC (actually, SEME Lenny ewe and Tsundere, kinda otaku and VIOLENCE Rin e3e). VIOLENCEEE! xDDD. Typo(s). Shonen-ai scene *whistle* . etc.

Note: NES (Never Ending Story) episode 5. Yosh. Saya lagi galau, jadi, ini sekalian jadi pelampiasan. Yush v.v kembali dengan Len yang mesum dan Rin yang kasar. Kuharap ada humor serunya sih ^-^a
Langsung aja, NES episode 5!


(Rin is Angry? Nope.) Actually, She's Very Happy
© 2012 khiikikurohoshi


30 January 2012
07:30 PM
At 'House of Vocaloid'

"…eh?" seorang anak perempuan yang merupakan anggota Vocaloid generasi kedua nomor dua, terpaku di depan pintu kamarnya yang terbuka. Sebut saja namanya, Kagamine Rin.

"…oh?" seorang anak laki-laki yang juga merupakan anggota Vocaloid generasi kedua nomor dua, terpaku di depan pintu kamar kakak kembarnya yang terbuka. Sebut saja namanya, Kagamine Len. "Hmm..." dia bergumam. "Lucky." Katanya kemudian.

BRAAAK!

Kagamine Rin membanting pintu kamarnya hingga tertutup. Dengan wajah yang merona, dia menempelkan punggungnya di sisi pintu, berteriak. "JANGAN 'LUCKY' KEPADAKU, BODOOOOH! APA YANG KAU LIHAT, HAAH!"

Hening sejenak.
"Err… yang kulihat? Kau. Pintu. Dinding. Dan… talenan."

Ctak.
Len bisa mendengar suara sesuatu yang putus. Sekedar info, yang putus adalah urat kesabaran Rin.

DESH!

Rin membuka pintu kamarnya dan menendang perut Len hingga anak laki-laki itu jatuh berlutut. "BE-BERANI-BERANINYA KAAAAAUU! MA-MAAF DEH KALAU DADAKU SEPERTI PAPAN! BEGO!" dan, dugh! Rin menendang kepala Len sebelum anak perempuan itu masuk ke kamarnya kembali, lalu, BRAK! Pintu dia tutup secara membanting lagi.

KLIK!
Terakhir, pintu dikunci baik-baik.

"Yare, yare… berantem lagi?" tiba-tiba nona Vocaloid terpopuler muncul. Ditangannya ada sekaleng soda yang belum dibuka. Len menoleh pada nona tersebut. Tak sengaja melihat sesosok anak laki-laki lain yang lebih tinggi dari si nona.

"Ada apa ini? Kok ada anggota Utauloid di sini?" Len mengidahkan pertanyaan Miku, si nona Vocaloid terpopuler. Matanya sedikit mendelik ketika melihat sosok Hatsune Mikuo, anggota Utauloid yang merupakan adik Miku. Berbeda dengan kakaknya yang sangat populer, Mikuo biasa-biasa saja.

"Kau tetap pendek, shota. Masih mau jadi uke-ku? Atau, kau sudah berpaling ke maniak es-krim? Atau malah ke paman pedofil ungu?" Mikuo berjalan mendekati Len, hingga jarak mereka nyaris habis. Len menatap Mikuo dengan tajam. Agak lelah memang jika menatap Mikuo bagi Len. Harus menengadah, soalnya.

Len mencibir. "Ooh… jangan khawatir, Tuan seme-ku. Lain kali, bermainlah lebih keras padaku. Oke?" Katanya, menantang. Dan, Mikuo menyeringai.

"Tu, tunggu. Mikuo…? Ma-masa' sih… kamu…" Miku nyaris sekali menjatuhkan kaleng soda ke lantai saking kagetnya. Baginya, Mikuo itu merupakan adik lelakinya yang paling tampan, alim, dan seksi. Ehem, apa-apaan poin ketiga tadi? Lupakan. Tapi, apa? Seme? Uke?

Mikuo menepuk puncak kepala kakaknya. "Bercanda kok. Jangan serius begitu, dong, nee-chan."

"Ya, ya. Meski kami memang pernah melakukan 'ini' dan 'itu' satu kali, kok." Len membuka penutup kaleng soda dan meneguk isinya sampai bersisa setengah.

"Len." Mikuo menegur dengan wajah tenang. Miku masih mematung. Sampai-sampai dia tidak sadar kalau sodanya sudah diambil sama Len. Lupakan saja soal soda.

"Bisa kutanya, ada apa dengan Rin sebenarnya? Untuk pertamakalinya aku lihat dia mematut diri di depan cermin sambil mencoba beberapa pasang bikini. Kuharap kau bisa menjelaskan sesuatu padaku, Miku-oneesama…" Len meremas kaleng soda kosong tersebut hingga remuk. Entah kenapa mood-nya tiba-tiba berubah.

Miku berpikir sebentar. "Err… ah. Ada lomba berenang tanggal 1 Februari nanti. Dan, hampir semua anggota perempuan Vocaloid bergabung untuk itu. Selain lomba berenang, ada juga lomba fashion show pakaian renang."

Len teringat random event yang kadang-kadang diselenggarakan di House of Vocaloid. Pertanyaannya, lomba renang? Di musim dingin begini? Yah, gedung House of Vocaloid itu futuristik, kok. Jadi ada kolam renang di dalam rumah ini. Tepatnya di lantai dua. Dan, air yang ada di kolam itu bisa di set menjadi dingin ataupun hangat. Benar-benar futuristik pokoknya!
Lalu…

"Lalu… kau ikut berpartisipasi, Miku-nee?" Len bertanya.

Miku tersenyum lebar. "Tentu saja!" katanya. Dan, kenyataannya, jawaban Miku adalah mimpi buruk.

Aku jadi kasihan sama Rin-chan, Mikuo berkata demikin dalam hatinya.

Miku itu jago dibidang atletik dan juga kecantikan. Tentu dia bisa menang mudah. Tidak salah Rin kelihatan antusias sekali... Len berpikir demikian.

"Baiklah. Aku mau jenguk Rin dulu. Sampai nanti, kalian berdua." Len akan berjalan lagi namun dihentikan oleh jeritan 'ah' dari Miku.

"Aah! Katanya awal musim panas nanti, aku, kau dan Rin, juga Luka-nee, Gumi, Kaito-san, Meiko - san, dan Gakupo-san akan pemotretan untuk suatu majalah di Yakushima! Mau ikut, tidak?"
Len terdiam sejenak. Kemudian membalikkan badannya dan berjalan menjauhi Miku dan Mikuo sambil mengacungkan ibu jarinya. Artinya 'oke'.

- Naskah lengkapnya berada di FFn milik saya, seperti biasa -

.stardustF.

Label:



Older PostNewer Post

Post About Affies Content


The Disclaimer

Photobucket
Hi, there :D You just stepped into my blog. Well... just take your time, ok?

If you wanna follow me, click the '+ follow' button above. Thanks :'D
Blabbling Here

DAFUQ, DON'T SPAMMING, WILL 'YA!?


Credit

Template by : Nur Aiman
Helped by : A B C
Edited by : stardustF

blog-indonesia.com